KUPANG, Sebanyak 605 atlet Taekwondo meramaikan Kejuaraan Diklat Championship II 2025 Tingkat Kota Kupang. Ajang kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian atlet, namun juga menjadi momentum strategis bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Taekwondo NTT secara menyeluruh.
Fransisco, salah satu pihak terkait, mengungkapkan bahwa fokus pembinaan tidak hanya terbatas pada infrastruktur dan pembiayaan atlet, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM, khususnya wasit.
“Kami tidak hanya fokus pada infrastruktur dan pembiayaan, tapi juga kualitas SDM, termasuk wasit bersertifikasi nasional. Partisipasi wasit dalam event nasional maupun internasional menjadi bagian dari pengembangan SDM taekwondo di NTT,” tegasnya.
Gubernur NTT Cup Siap Digelar November 2025
Sebagai tindak lanjut dari upaya pembinaan prestasi yang berkelanjutan, Fransisco juga mengumumkan rencana penyelenggaraan Gubernur NTT Cup yang dijadwalkan pada November 2025. Ajang ini diproyeksikan menjadi platform lanjutan bagi atlet dan wasit untuk mengasah kemampuan serta bersaing di tingkat yang lebih kompetitif.
Sementara itu, Ketua Dojang Diklat Kupang, Igor Paku, memastikan bahwa seluruh atlet yang berpartisipasi dalam kejuaraan telah menjalani proses latihan yang intensif dan disiplin.
Igor Paku turut menyoroti kisah inspiratif Meychela Arseminda Kamengasa, atau yang akrab disapa Mike. Mike, atlet binaan yang pernah mewakili NTT di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024, baru-baru ini berhasil lulus seleksi menjadi Polisi Wanita (Polwan) melalui jalur prestasi Taekwondo.
“Mike adalah contoh nyata bahwa taekwondo bukan hanya tempat mencetak juara, tapi juga membuka jalan meraih masa depan. Ia telah mewujudkan mimpinya melalui jalur ini,” ungkap Igor.
Dengan semangat kompetitif yang tinggi dan program pembinaan yang berkelanjutan, Kejuaraan Diklat Championship II ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di kancah nasional maupun internasional.
