Taekwondo NTT Ukir Sejarah : Resmi Miliki Dua Penguji Berstandar Nasional


Kupang, NTT – Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat sejarah baru dengan resmi memiliki dua penguji berstandar nasional. Kehadiran penguji bersertifikat ini disambut bangga, mengingat sebelumnya NTT belum pernah memiliki penguji nasional Taekwondo.

Dua tokoh yang berhasil meraih predikat bergengsi tersebut adalah:

  1. Ferdinandus Dacunha (Kabupaten Sikka), pemegang sabuk hitam DAN V.
  2. Fransisco Bernando Bessi, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengprov Taekwondo NTT, pemegang sabuk hitam DAN IV Kukkiwon.
    Keduanya dinyatakan lulus setelah mengikuti pendidikan penguji yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di Bogor, pada bulan Maret 2023 lalu.

Misi Besar Menuju PON XXII 2028
Ketua Pengprov Taekwondo NTT, Fransisco Bernando Bessi, mengungkapkan kebanggaannya kepada awak media pada Rabu (2/8/2023). Menurutnya, pengakuan ini akan membawa dampak signifikan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) atlet Taekwondo di NTT.

“Kami bangga karena selama ini di Provinsi NTT belum ada penguji Nasional Taekwondo, sekarang sudah ada,” ujar Fransisco.
Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan jawaban atas mimpi besar Pemerintah Provinsi NTT, terutama dalam persiapan menuju PON XXII Tahun 2028 di mana NTT akan menjadi tuan rumah. Dengan adanya penguji nasional dari NTT, proses peningkatan sabuk dan kualitas atlet dapat dilakukan secara mandiri dan berstandar tinggi.

Pencapaian Wasit Nasional
Selain penguji, Fransisco Bernando Bessi menambahkan bahwa Taekwondo NTT juga patut berbangga karena telah memiliki jajaran wasit berlisensi nasional:

Wasit Nasional Kyorugi (Pertarungan): . Fransisco Bernando Bessi . Sabeum Ferdi (Kabupaten Sikka)

NTT juga memiliki satu-satunya wasit yang memegang lisensi wasit nasional poomsae di seluruh Nusa Tenggara Timur.

    Pencapaian ganda di bidang penguji dan wasit ini diharapkan semakin memantapkan posisi Taekwondo NTT sebagai salah satu cabang olahraga unggulan, siap menghadapi tantangan sebagai tuan rumah perhelatan olahraga nasional mendatang.