13 Wasit Taekwondo NTT Lulus Diklat Nasional, Siap Hadapi PON 2028

KUPANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil mencatatkan prestasi membanggakan setelah 13 wasit dari daerah tersebut dinyatakan lulus dalam Diklat dan Ujian Wasit Nasional yang diselenggarakan pada Juli lalu.

Kelulusan ini diharapkan dapat memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) Taekwondo di NTT, khususnya dalam persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ketua Pengprov TI NTT, Fransisco Bernando Bessi, saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu, 22 November 2025, melalui pesan WhatsApp, membenarkan informasi kelulusan 13 wasit nasional tersebut. Menurutnya, Diklat dan Ujian Wasit Nasional tersebut diselenggarakan di dua lokasi berbeda sesuai kategorinya:

Kategori Poomsae (jurus) digelar di Denpasar, Bali.

Kategori Kyorugi (pertarungan) digelar di Makassar.

Penguatan SDM Menuju PON 2028
Fransisco Bernando Bessi menyatakan optimisme tinggi terkait penambahan wasit berkualitas ini. Dengan bertambahnya 13 wasit nasional, ia meyakini SDM cabang olahraga Taekwondo Provinsi NTT akan lebih siap dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.

“Pengprov TI NTT secara khusus mengucapkan proficiat kepada seluruh wasit yang dinyatakan lulus Diklat nasional baik itu kategori Poomsae maupun Kyorugi,” pungkas Fransisco.

Ia menekankan bahwa kesiapan ini sangat penting mengingat adanya target prestasi dalam PON 2028 mendatang. Kehadiran wasit berlisensi nasional juga menjadi indikator keseriusan Pengprov TI NTT dalam memajukan kualitas olahraga Taekwondo di wilayahnya.