SOE, NTT – Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransisco Bernando Bessi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) atas dukungan penuhnya terhadap perkembangan atlet taekwondo di wilayah tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Fransisco saat menghadiri Pembukaan Stekans Taekwondo Championship Cup 2025 di Gelanggang Olahraga (GOR) Nekmese, Soe, pada Sabtu (06/12/2025).
Turnamen terbuka yang diselenggarakan selama dua hari, 6–7 Desember 2025, ini berhasil menarik partisipasi lebih dari 300 atlet dari berbagai kabupaten se-Provinsi NTT. Suasana GOR Nekmese terlihat semarak oleh kehadiran atlet, pelatih, orang tua, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Fransisco Bessi menekankan pentingnya sportivitas dan persaudaraan bagi para atlet yang bertanding.
“Selamat bertanding, tetap junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan. Tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki masing-masing selama berlatih,” ujar Fransisco.
Ia menegaskan bahwa dukungan Pemda TTS menjadi modal krusial dalam upaya peningkatan prestasi taekwondo di daerah.
“Kami berharap dukungan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet handal yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Guna menjamin kualitas pertandingan, Fransisco mengungkapkan bahwa kejuaraan tahun ini akan dipimpin oleh wasit nasional yang baru saja dinyatakan lulus Diklat. Menurutnya, langkah ini akan memberikan pengalaman bertanding yang lebih baik dan profesional bagi seluruh atlet.
Di akhir sambutan, Fransisco juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua atlet yang telah memberikan kepercayaan kepada klub dan pelatih dalam membina anak-anak mereka.
Acara pembukaan Stekans Taekwondo Championship Cup 2025 secara resmi dibuka oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe. Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Polres TTS, Ketua Pengda TI TTS Yupik Sintiana Filda Boimau, serta ratusan peserta yang memadati GOR Nekmese sejak pukul 13.15 Wita.
Turnamen ini diharapkan menjadi ajang penting bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan, meningkatkan jam terbang, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di kalangan sesama atlet taekwondo NTT.
