KUPANG – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memastikan kesiapan mereka untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025. Sebanyak lima atlet Taekwondo terbaik NTT resmi diberangkatkan untuk berlaga di Kudus, Jawa Tengah, yang akan menjadi lokasi perhelatan akbar tersebut.
PON Bela Diri 2025 dijadwalkan berlangsung mulai 11 hingga 26 Oktober 2025.
Ketua tim, Sabeum Edy Blegur, saat diwawancarai pada Minggu (5/10/2025), mengungkapkan bahwa persiapan para atlet telah mencapai tahap optimal. “Persiapan sudah cukup matang, pembinaan dan pelatihan secara terpusat sudah dilakukan sejak bulan Mei lalu diwadahi Dispora NTT dan Pengprov TI. Kami optimis akan mempersembahkan hasil terbaik,” ujar Sabeum Edy.
Kelima atlet tersebut merupakan hasil seleksi ketat yang mewakili berbagai dojang dan kabupaten di NTT. Mereka akan bertanding di kelas yang berbeda, dengan target utama meraih medali.
- Mario Ocar Samuda Rewong : 74 Kg (dojang Naikolan)
- Andreas Alfatrio Blegur : 58 Kg( dojang BTC)
- Sintia E. Lipat Bala Under 49 kg ( Flores Timur)
- Julio Jeremio Lopes Under 54 Kg ( Belu)
- Gluzebina Suares under 46 Kg (Kabupaten Kupang )
Secara terpisah, Ketua Pengprov TI NTT, Fransisco Bernando Bessi, menyampaikan apresiasi dan pesan khusus kepada para atlet. Ia menekankan bahwa kejuaraan ini adalah bagian penting dari pembentukan mental juara.
“Hasil yang dipersembahkan merupakan buah dari kerja keras atlet dan pelatih. Semakin banyak pertandingan akan semakin bagus untuk melatih mental bertanding dan mental juara dari para atlet. Dengan begitu, langkah kita menuju PON 2028 akan semakin mudah,” tandas Fransisco, memberi semangat sekaligus melihat ajang ini sebagai batu loncatan strategis menuju kompetisi empat tahunan selanjutnya.
Pengprov TI NTT berharap delegasi Taekwondo ini dapat mengharumkan nama daerah dan membuka jalan bagi prestasi olahraga bela diri NTT di kancah nasional.
